KELAS: LB51
Dosen: Agus Masrukin
Waktu:
Pukul: 07.00-13.30
Lokasi: SDN Manggarai 15 dan SDN Petamburan 04
Tim yang hadir:
Jerry Jremia - 1701307981
Muhammad Taufiqur Rohman Siahaan - 1701355684
Muhammad Adam Zulkifli - 1701345166 (Ketua Kelompok)
Mayanda Widayana Waluyo - 1701319224
Andreas Wijaya - 1701303895
Muhammad Akbar Basit - 1701360015
Lilik Ferita - 1701293710
Wahyu Filo Gunawan - 1701312691
ISI
Matakuliah CB (Character Building) Profesional Development adalah sebuah mata kuliah semester lima di Universitas Bina Nusantara yang mempelajari tentang bagaimana kita seharusnya berperilaku dalam dunia profesional atau dunia kerja.
Dengan matakuliah ini kita diajarkan untuk bagaimana caranya agar kita bisa mempunyai integritas dan mempunyai etika yang benar terhadap pekerjaan kita.
Persiapan:
Beberapa waktu yang lalu kami sebagai mahasiswa BINUS UNIVERSITY mendapatkan tugas akhir dari mata kuliah Character Building dan juga dari organisasi Teach For Indonesia untuk berkesempatan bekerja sama dengan Pemerintah daerah DKI Jakarta sebagaimana melakukan pendataan kuisioner Kartu Jakarta Pintar atau yang biasa sering disingkat KJP, bagi para siswa dan siswi yang kurang mampu untuk menempuh pendidikan.
Kegiatan:
Dalam hal monitoring KJP ini kami sudah menempuh waktu dalam tempo dua hari di dua sekolah yang berbeda, yakni SDN Manggarai 15 PG dan juga SDN Petamburan 03-04 PT.
Pemberangkatan dilakukan dari tempat meeting point lobi parkiran Binus, sekitar jam 9 pagi dengan tujuan pertama yaitu, SDN Manggarai 15 PG. Kita menaiki GrabCar dan sampai sekitaran setengah 11 siang kemudian kita bertemu dan melakukan meeting sebentar dengan kepala sekolah dari SDN Manggarai 15 PG, dan beliau menyambut kita dengan ramah.
Setelah selesai dengan meeting yang kita lakukan dalam rangka program monitoring KJP, kitapun memulai melakukan pendataan terhadap siswa dan siswi yang terlibat dengan mengumpulkan mereka untuk di wawancara. Pertama-tama, mungkin para siswa dan siswi bingung dengan maksud dan tujuan kami, tetapi kami mulai mengarahkan pendekatan dan memberikan pengertian maksud dan tujuan kami untuk melakukan pencatatan dan pendataan kepada siswa. Dan monitoring pun dimulai.
Para teman-teman binusian memulai untuk melakukan wawancara kuisioner terhadap para siswa dan siswi tersebut mulai dari nama, dan segala macam informasi pengenalan tentang Kartu Jakarta Pintar dan bagaimana memaksimalkannya.
Kegiatan monitoring berlangsung dengan sangat lancar tanpa halangan apapun.
Pada hari yang kedua kami melakukan pemberangkatan dari tempat meeting point Indomaret dekat BINUS dari jam sekitar 12 siang lewat.
Seperti sebelumnya, kami menempuh perjalanan tersebut menggunakan GrabCar jasa transportasi, dan sampai di SDN Petamburan 03 sekitaran jam 1 siang, bertemu dengan orang TU dan memulai untuk melakukan meeting dengan kepala sekolah tersebut.
Penutup:
Kesimpulan yang kami ambil dari sekian pertanyaan yang diajukan dalam kuisioner tersebut adalah sangat tidak cocok untuk diajukan kepada siswa dan siswi yang baru saja menginjak kelas tiga sampai kelas empat dikarenakan pertanyaannya yang agak sulit dan membingungkan karna bahasanya yang terlalu formal. Karena hal tersebut jadi kami mengulang sambil menjelaskan hal yang tertera di kuisioner tersebut.
Berikut video yang kami lampirkan dimana kami mendokumentasikan perjalanan dan kegiatan di dalamnya.


Tidak ada komentar :
Posting Komentar